Belajar Menghargai dan Memuji

Yups sesuai temanya, kali ini aku ingin membahas tentang menghargai.
Knapa? karena setiap orang di dunia ini butuh dihargai. Begitu pula dengan aku .
Lalu bagaimanakah cara menghargai?
Banyak sekali macamnya cara2 menghargai salah satunya dengan memuji seseorang dan mengucapkan terimakasih. Namun… jujur.. susah kita mengungkapkan cara penghargaan itu. kadang mulut kita terkunci, en kita malu buat mengungkapkan penghargaan itu.

Kali ini aku lagi pengen membahas satu aja yaitu mengenai pujian.

Pujian

Salah satu bentuk penghargaan adalah dengan memuji sesuai takarannya. Ya … memuji, memberikan pujian kepada orang yang ber-hak.

Jujur dulu aku susah sekali memuji orang. Knapa? karena aku diajari untuk tidak memuji, malu. Dianggapnya memuji adalah salah satu bentuk “menjilat” seseorang. Namun semakin aku besar en mengerti , kita butuh memuji seseorang pada tempatnya dan takarannya yang pas.

*secara global

Kalau kita memuji seseorang harus dengan hati yang tulus dan ga cuma mengucap di mulut.
Nah kalau muji dengan hati tidak tulus or just asal ucap krn kebiasaan biar orang suka ama dia… ini yang ga gw suka ini baru yang namanya menjilat seseorang.

But seandainya tuh orang emank layak, anggap kerjaanya hebat, bilang sama dia terus terang. Anda Hebat. En katakan itu dengan jujur, hati yang tulus en mata yang berbinar bila perlu jabat tangannya erat.

Pujian seperti inilah yang akan membangun seseorang menjadi lebih maju.

*untuk pasangan

Atau kalau emang orang itu cantik / ganteng.. apalagi dia adalah pasangan resmi Anda (suami/istri) katakan dengan setulus2nya kepada dia. Sayang… Kamu cantik/ganteng deh.
Walau dah lama nikah… kata2 itu diperlukan ^_~.. demi menjaga psangan kamu dan demi rasa percaya diri sang pasangan.

Hmmm.. apalagi kl dah msalah ranjang, kalau kamu menikmati “permainannya” bilang ajah : Sayang.. makasih ya.. enak banget dech…
xixixixixi

Kalau kamu suami en istri masak enak buat kamu, bilang dunk.. Sayang… masakan kamu enak bangettt…

Jujur.. pujian2 didalam rumah tangga sangat penting untuk menjaga kelanggengan berumah tangga. Jangan udah lama merit trus kamu lupa memuji dan menghargai pasangan. Jangan.
karena itu juga salah satu penyebab kerusakan rumah tangga. (ga perlu dibahas lebih lanjut ya? ntar kepanjangan.. hehehehe…)

*untuk bawahan

ya… kalau Anda sebagai Boss. jangan lupa kasih penghargaan kepada anak buah Anda.
Ini yang sering dilupakan. Anak buah dah kerja mati2an, kerjaannya dia tohk kerjaan Anda juga bukan?
Kalau kerjaan dia bagus, kerjaan Anda jg bagus khan?
Nah apa salahnya cuma mengucapkan : Kerjaan kamu baik sekali. Terima kasih.
Or.. kamu hebat, bisa menyelesaikan ini semua dengan baik.
Padahal dengan mengucapkan gitu ajah, bawahan Anda akan lebih senang dan loyal kepada Anda. ^_^

Well kalau kamu bukan Boss but kamu punya pembantu di rumah, hmmm itu bawahan juga bukan?
Ga ada salahnya bila sesekali kamu melontarkan sedikit pujian kepada pembantu kamu di rumah biar mereka senang.
Contoh masakannya mrk enak. Bilang ajah : Nem.. masakan kamu enak banget hari ini , sampek2 Ibu nambah, bisa ndut dech saya.
Or.. kalau rumah terlihat bersih dan rapih terus : Wow.. rumah bersih sekali hari ini.
(ucapkan dengan mata berbinar)
pastilah mereka senang sekali. Tohk walau pembantu, mrk juga manusia bukan? ^_~….

*untuk anak

ya kalau anak pinter, ato ngelakukan perbuatan baik, pujilah dia.
Hari ini Nathan pinter ya.. kaga nangis.
*katakan dengan memeluk sayang dia.
pastilah sang anak senanggggg sekali.
(kalau soal anak ga usah dibahas lebih jauh ya… krn aku rasa semua juga pernah ngelakukannya ^_~ )

*untuk rekan kerja

ya.. tanpa dia pun Anda ga bisa maju kan?
ga ada salahnya sesekali bilang : Tanpa loe bro… gw ga ada apa2nya.
Kamu kalau di bilang getu ama temen kamu, pasti seneng bukan? nah lakukan itu juga sebaliknya. Gak perlu gengsi ^_^

Dan… masih banyak lagi cara2 untuk mengungkapkan penghargaan dengan cara memuji.

Lalu apa keuntungan dari kita memuji?

yang paling brasa adalah … POSITIVE THINKING. Ya .. positive thinking.
dengan kita memuji. Kita akan terlatih untuk berpikir positif. karena untuk memberikan pujian yang tulus kepada seseorang kita ada dipaksa untuk berpikir apakah yang baik dari orang tersebut sehingga layak dipuji.
Padahal kita sering hmmm umumnya dech, berpikir yang negatif2 ajah ttg seseorang. Disinilah yang akhirnya berkembang kebudayaan GOSIP. ga baek itu…
Berpikir positif membawa pengaruh yang baek bagi diri sendiri koq, percayalah ^_~

Ya udah.. segini dulu ajah dech bahasan pagi2nya. Aku kudu kerja dulu, kalo nge blog, kapan beres kerjaan gw ^_~…

Seperti biasa, ini cuma coret2an gw di pagi hari .
Kalo ada yang salah maaph yaaa…
MET PAGI SEMUAAAAA……

*febb, 23Nov09

Advertisements

About BuPeb

Seorang BuPeb yang suka ngoceh, suka nulis, suka gambar, suka iseng, suka yang enak, suka yang ganteng, suka yang asik2
This entry was posted in Celotehan BuPeb, Refleksi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s