Part 3 : Seorang Istri

lanjutan dari Part 2 : Seorang Istri
~~~~

kudu menjadi koki yang handal

~~~~~

Kudu menjadi koki yang handal, ini yang pengen banget aku bahas.
Jaman sekarang banyak wanita yang melupakan tugasnya di dapur
banyak wanita yang tidak bisa memasak.
Sejujurnya aku heran. Apa siy yang susah dari memasak?
Knapa tidak bisa memasak?
Jangan bilang karena tak ada bakat memasak.
Menurut aku, walau tak ada bakat, semua bisa di pelajari.

Oh ya… dulu ada pandangan semua perempuan harus bisa masak.
Sekarang dan jaman globalisasi dan modern, wanita dan pria sederajat jadi wanita tak bisa masak tak apa apa… Waduh.. aku bilang itu keterlaluan kalau sebagai wanita tak bisa masak. Masak itu mudah, bukan karena keharusan gender kalau aku bilang kamu sebagai wanita kudu bisa masak. Aku jelasin di bawah aja ya.

Knapa aku agak keras soal masak ini?
Sekarang, sebagai seorang istri, menurut aku, kalau tak bisa memasak itu kebangetan.
Kalau kamu dah punya anak. Masa anak itu dikasih makan dari hasil beli jajan di luar melulu?
Kasian khan?
Berilah gizi yang baik untuk anak2mu, biar bagaimana pun, itu anak adalah masa depan.

Makanan yang di olah seorang ibu dengan penuh kasih sayang, walau itu masakan yang sangat sederhana, anggaplah cuma nasi goreng, atau telor ceplok. Tentunya rasanya bakal lebih enak dan hangat daripada kita beli di luar.

Tidakkan kita ingat, bagaimana masakan rumah slalu bikin kangen.
Masakan ibu kita tentunya paling top, walau tak seenak restoran, slalu bikin kita kangen.
Knapa? karena dibumbui oleh cinta juga.

Inilah yang saya maksud kudu menjadi koki yang handal. Bukan sehandal koki di restoran, tapi handal tuk keluarga kecil kita sendiri.

Ada juga dulu yang bilang , cara menarik cinta seorang pria adalah dari perutnya.
Maksudnya, makanan yang enak bikin dia betah di rumah.
Ya jelas lahhh kalau makanan di rumah enak dan murah, ngapain cari makanan di luaran?
xixixixixixi….. (yah walau ini bukan yang utama tentunya, tapi turut ambil bagian koq)
Lagi pula, tak ada salahnya khan menyenangkan suami lewat makanan?
Tohk dia orang yang dikau pilih tuk damping dirimu seumur hidupmu.
Orang yang kau cintai. Masih kah kau mencintainya? Kalau masih, knapa tak ada keinginan tuk membuatkannya makanan kesukaannya? Peace ahhh…..

Balik ke soal bakat masak. Menurut aku masak itu mudah.
isinya rata2 bawang, syuran, garam. biar ada rasa dikit paling kasih gula.
huehehehheee….. blajarlah pelan2, minimal berikan anakmu makanan yang bergizi, tak ada MSG nya, walau cuma tahu tempe ^_~

Hmm ini dulu yaks yang untuk part 3.

Selamat menjadi koki yang handal di rumah Anda
Dengan memberikan sedikit bumbu cinta di dalam masakan Anda tuk suami dan anak, dijamin rasanya akan sangat luar biasa.

Salam
febbie – yang masih lempeng untuk saat ini ^_~

Advertisements

About BuPeb

Seorang BuPeb yang suka ngoceh, suka nulis, suka gambar, suka iseng, suka yang enak, suka yang ganteng, suka yang asik2
This entry was posted in Celotehan BuPeb, Lain-Lain, Pasangan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s