Memang Lebih Mudah Menyalahkan

… daripada melihat ke diri sendiri.

Tulisan kali ini aku focuskan ke cara kerja antar bagian di perusahaan.
Kadang capek juga mendengarkan keluhan antar bagian.
Gak di perusahaan ini, gak di perusahaan itu, atau dimana-mana.
Bagian A mengeluhkan bahwa bagian B gak kooperatif gak ngasih tau.
Bagian B bilang bahwa bagian A gak pernah mengerti.
Bagian C bilang bahwa A dan B gitu, padahal A dan B bilang C yang begitu.
dan seterusnya.
Jadilah lingkaran setan yang tak terselesaikan.
Kadang aku saranin ke A, ya udah, bilang ajah ke B, lewat prosedure yang berlaku.
si A bilang gak enak, liat ajah nanti, kl dah kejadian barulah si B sadar.
Kadang aku sarani ke B, ya udah, bilang aja ke A maunya apa.
si B bilang .. ah percuma, ngapain (padahal bilang apa maunya ajah blum pernah)
Duh… lingkaran setan lagi.
Semua hanya bisa bersungut-sungut tanpa ada tindakan nyata tuk memperbaiki semua itu.
Saat sesuatu sudah kejadian, baru dech semua meledak dan saling tuding kamu yang salah.
Well… berpikirlah dan bertindaklah profesional. Kalau kamu memang pikir tindakan kamu yang benar.. bilang saja ke orangnya. Kalau memang benar caranya, dan tidak pakai emosi, aku yakin semua bisa terselesaikan dengan baik.
Namun… mungkin… ini mungkin loh… budaya timur terutama budaya orang Indonesia yang sering kebanyakan basa bas yang basi, budaya yang sering ngerasa nggak enakan, budaya yang gak mau terus terang di depan dan sering misuh2 dan ngomongin orang dibelakang inilah yang membentuk lingkaran setan tersebut di suatu perusahaan.
Padahal, kita semua bukan cenayang yang bisa membaca pikiran seseorang. Kalau tak bicara baik-baik, bagaimana orang tahu apa yang kita pikirkan, apa yang kita inginkan?
Nah… kalau skrg dah tau lingkaran setannya dimana, berani mutusin lingkaran setannya nggak?
‘febbie – (yang sering denger curhatan dari mana-mana namun kl yang curhat dikasih saran semuanya pada bilang, nggak enaklah, biarin ajah.)
Advertisements

About BuPeb

Seorang BuPeb yang suka ngoceh, suka nulis, suka gambar, suka iseng, suka yang enak, suka yang ganteng, suka yang asik2
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s